Barack Obama

Joe Biden













Skin Design:
Free Blogger Skins














Oleh : Endrawan ch
Sekapur Sirih
Saya pengguna wordpress, tapi selama ini saya tidak begitu peduli siapa pendiri WordPress. Padahal mengenal pendiri/founder dari suatu bisnis, organisasi, atau situs yang terkenal [misalnya: WordPress] merupakan hal penting. Terlebih lagi kita adalah pengguna produk tersebut. Dari kisah hidup, pemikiran inovatif serta petualangan fantastis mereka sebenarnya dapat menjadi sumber inspirasi hidup kita.
Pola sikap saya yang apatis terhadap hal-hal (ataupun individu) yang sebenarnya sangat menakjubkan mungkin juga menimpa pada diri rekan-rekan di negeri ini. Sikap apatis tersebut merupakan sikap mental yang negatif. Sikap ini akan membuat diri kita sepanjang hidup hanya menjadi seorang user [pengguna], bukan seorang yang berperan sebagai kreator atau producer. Selama sikap mental bangsa ini seperti itu, maka selama itu pula bangsa ini tidak akan maju ke depan. Tidak akan ada inovasi, kreasi serta pembangunan yang progresif menatap ke depan.
Namun, pada malam Jum’at, 16 Januari 2009, saya kembali mendapat secercah harapan, tatkala “Apa Kabar Indonesia Malam” di TV-One menghadirkan pendiri sekaligus pengembang aplikasi gratis Wordpres. Dia seorang pemuda yang sukses bukan karena terbentuk ataupun dibentuk sejak kecil. Ia mampu sukses meski di usia yang sangat muda. Meskipun latar pendidikannya berbeda dengan hasil karya yang dihasilkan saat ini.
Ia mampu sukses meski di usia yang sangat muda.Yah….tokoh muda tersebut adalah Matthew Mullenweg (25 tahun). Matt datang ke Indonesia dalam rangka menghadiri sekaligus menjadi host utama dalam acara Wordcamp Indonesia 2009 - “1st Annual Conference for Indonesian WordPress Enthusiasts”. Acara tersebut akan diadakan pada hari ini dan besok, 17-18 Januari di Jakarta.
Berikut biografi Matt Mullenweg, sang pendiri Blog WordPress yang sedang saya dan Anda gunakan saat ini.
Riwayat Hidup Matt Mullenweg
Matthew Charles Mullenweg atau dikenal dengan Matt Mullenweg lahir pada 11 Januari 1984 (baru berulang tahun ke-25), di Houston,Texas - Amerika Serikat. Di masa SMA, Matt belajar Seni Visual dan Pertunjukan di sekolahnya serta ia mahir di musik saxophone. Meskipun studinya bukan dibidang teknologi komputer dan programming, namun Mat berhasil mendirikan serta mengembangkan software yang kini sangat terkenal yakni WordPress.com, Akismet, dan bisnis Automattic-nya.
Awal Matt dan WordPress
Sejarah WordPress bermula saat Matt berusia 18 tahun (tahun 2002). Ketika itu, Matt baru mulai menggunakan fasilitas blog yakni blog b2cafelog. Ia menggunakan blog b2 (bbpress.org) untuk mempublikasi foto-fotonya selama perjalanan ke Washington D.C.
Namun, beberapa bulan kemudian, blog bbpress tempat Matt mempublikasi fotonya berhenti dalam mengembangkan software-nya. Karena kondisi seperti itu, muncullah pemikiran kreatif dari Matt. Pada Januari 2003, Matt Mullenweg mengumumkan melalui blog-nya bahwa dia akan mengembangkan blog b2 sehingga sesuai dengan standar web saat itu.
Dengan inisiatif sendiri, Matt bersama Mike Little mulai memgembangkan coding WordPress berbasis b2. Kemudian, Mike dan Matt bersama Michel Valdrighi (mantan pengembang b2), mulai aktif mengembangkan WordPress hingga lahirlah WordPress yang Anda kenal saat ini. Pada 27 Mei 2003, WordPress versi 0.70 dirilis. Versi 0.7 ini masih mengandung struktur file yang sama dengan pendahulunya, b2cafelog.
Di usia 19 tahun (Maret 2003), Matt bersama rekannya mendirikan GMPG dengan format yang lebih kompleks dari HTML. Setahun kemudian, WordPress meluncurkan fasilitas Ping-O-Matic yang berguna untuk mengirim ping notifikasi kepada search engine blog seperti Technorati. Dan saat ini, Ping-O-Matic telah melayani lebih 1 juta ping tiap harinya.
Matt Mullenweg, Mahasiswa DO (Drop Out)
Pada tahun 2004, nasib buruk menimpa Matt dalam bidang pendidikan formal. Ia drop-out alias DO dan pindah dari Houston ke San Fransisco (California) untuk bekerja pada CNET selama setahun.
Pekerjaannya di CNET selama setahun merupakan masa-masa terakhir Matt bekerja di perusahaan. Karena pada usia 21 tahun, Matt telah ‘pensiun muda’ dari perusahaan CNET dan ia menghabiskan waktunya berkarya untuk WordPress. Tidak lama dari masa pensiunnya, ia pun berhasil meluncurkan aplikasi Akismet yang berfungsi memblokir komentar dan trackback yang teridentifikasi sebagai spam.
Di tahun yang sama, Matthew memutuskan WordPress terbuka bagi kalangan umum di seluruh dunia pada November 2005. Di tahun yang sama, Matt meluncurkan Automattic yang menjadi perusahaan bisnis yang mendukung WordPress dan Akismet.
Pemuda 22 tahun Rekrut Eksekutif Yahoo
Jiwa entrepreneur dan kematangan Matt dalam mengembangkan WordPress dan Akismet telah menghantarkan usahanya masuk ke bisnis profesional. Pada tahun 2006 (22 tahun), pemuda Matt mampu merekrut mantan CEO Oddpost dan Senior Manager Yahoo!, Tony Schneider sebagai CEO Automattic. Beberapa bulan setelah Tony Schneider berada di Automattic, Akismet (anak perusahaan) yang baru berusia kurang 2 tahun berhasil meraup USD 1.1 juta pada April 2006.
Kesuksesan Matthew Mullenweg
Daya pikir inovatif serta pantang menyerah pada diri seorang Matthew telah membawa dirinya sebagai jutawan muda. Di usia 25 tahun, Matthew Mullenweg telah berhasil menjadi miliader muda dengan kekayaan tidak kurang USD 40 juta (Rp 400 miliar).
Ia pun dinobatkan sebagai 16 dari “50 Orang Terpenting di Dunia Internet” oleh PC World pada tahun 20 07. Dari daftar 50 orang tersebut, hanya Matt yang merupakan orang termuda (23 tahun).
Dengan fasilitas yang unik, cepat dan menarik, WordPress berhasil ‘memikat’ jutaan pengguna. Dengan tambahan ribuan blogger serta ratusan ribu posting terbaru tiap harinya, WordPress berhasil masuk ke dalam 30 situs teraktif di dunia. Setelah mendapat layanan Gravatar pada tahun 2007, beredar isu bahwa usaha yang didirikan Matt, Automattic, ditawari hingga USD 200 juta, namun Matt menolak menjualnya.
Wawancara Singkat di TV-One
Kisah Singkat Kesuksesan
Berikut ini, hasil wawancara Matt Muddenweg di TV-one yang relatif singkat Dan secara samar-samar saya mengutip pembicaraannya seperti berikut. [Jika rekan-rekan yang turut menyaksikannya, silahkan koreksi tulisan saya. Trims].
Hal pertama yang dibahas adalah latar belakang pendidikan Matt Muddenweg. Ia bukan lulusan programming ataupun ilmu komputer. Di masa SMA, ia terjun dalam bidang seni. Sedangkan kuliahnya [tidak selesai] di bidang ilmu politik. Walaupun demikian, motivasi dan minat yang ia berikan pada blog membawa dirinya sukses dalam dunia software dan teknologi informasi.
Topik lain yang dibahas adalah lika-liku perjalanan sukses Matt. Jalan keberhasilan Matt tidaklah pendek dan mulus. Keberhasilan ia raih dimulai dari hobbinya dalam fotografi serta mempublikasi fotonya di blog/website. Jadi, langkah awal kesuksesan dimulai dari blog. [selamat bagi Anda yang telah mulai blog dari ide dan hobbi pribadi, bukan copy-paste ].
Karena blog yang ia gunakan saat itu (b2cafelog) tidak user friendly, akhirnya ia bertekad mengubahnya. [selamat bagi Anda yang merasa WordPress tidak nyaman, dan Anda berkeinginan mengubahnya]
Tentu, pada awalnya dia tidak menyangka bahwa usahanya yang kreatif dapat membawa dirinya berhasil seperti saat ini. Namun saat ini, karyanya yakni WordPress telah memikat 20.000 pendatang baru (blogger) tiap hari.
Korelasi Ilmu Politik, Seni dan Blog-Software
Ketika ditanya apakah ada korelasi/manfaat yang diperoleh dari pendidikan politik dan seni [saxophone] terhadap pengembangan software WordPress-nya, Matt menjawab secara tegas yah.
“Ada dua hal yang berpengaruh. Pertama, ilmu politik berkontribusi besar pada paradigma software open-source (gratis)…Kebanyakan orang yang bekerja dibidang software adalah volunteer (relawan). Mereka bekerja karena mereka menyukai pekerjaannya, bukan karena ditekan atau sejenisnya. Jadi, dalam hal ini prinsip politik adalah tetap membuat mereka senang/bahagia serta menjaga komunitas dimana mereka terlibat langsung. Dan kita hanya perlu memfasilitasinya.
Dan saya pikir [hal kedua seni], software yang bagus memiliki struktur dan desain yang baik.”
Dilematis : WordPress digunakan untuk Kejahatan
Bagaimana tanggapan Anda terhadap beberapa orang [oknum] yang menggunakan fasilitas WordPress untuk tindakan merugikan orang lain [ancaman, teroris, penghasutan]?
Jawaban Matt:
“Ini adalah masalah rumit. Kami menyediakan fasilitas tersebut [WordPress secara gratis] dengan harapan semua orang dapat menggunakannya untuk hal-hal berguna dan positif, dan tentu kita tidak mengharapkan mereka yang menggunakannya untuk hal-hal buruk.”
Harapan Matt pada Program Wordcamp Indonesia 2009
Matt akan hadir pada Wordcamp Indonesia 2009 pada 17-18 April 2009, dan tujuannya untuk adalah memperkenal WordPress sekaligus mengedukasi kebebasan berekspresi di dunia maya yang benar.
“Ada satu hal yang menjadi alasan utama saya datang ke Indonesia yakni WordPress memilik daya tarik besar di Indonesia. Melalui WordPress, diharapkan orang mulai lebih tertarik dengan budaya blog, serta tertarik dengan software open-source. Alasan lain kehadiran saya adalah untuk belajar lebih banyak di Indonesia. Dan hal yang ingin saya sampaikan pada Wordcamp adalah mengenai landasan kebebasan (freedom). Kita tahu bahwa, WordPress adalah software gratis (free). Anda tidak perlu mengeluarkan uang untuk menikmati fasilitas ini. Disini saya tekankan bahwa dengan software gratis, Anda bebas bereksperesi tanpa harus membayarnya.”
Dengan kata lain, melalui blog dan komunitas yang beragam warna, kepentingan, pandangan dan perbedaan, ada hal yang fundamental yakni kebebasan yang memberi manfaat bagi orang lain [prinsip politik Matt]. Melalui semangat kebebasan ini, WordPress diharapkan bisa memberi inspirasi dan setiap orang dapat mengungkapkan apa saja yang ada dalam pikirannya.
Pelajaran dan Inspirasi “Matt WordPress”
Sahabat-sahabatku, satu nusa dan satu bangsa. Anda telah membaca sepenggal kisah menarik dari seorang ‘Raja WordPress” serta sepotong dialog Matthew di TV-One. Meskipun gagal di sisi lain [kuliah], Matt terus berusaha menghasilkan karya yang dapat memberikan manfaat bagi banyak orang. Meskipun latar pendidikan tidak langsung berkorelasi, namun setiap nafas hidup dan pendidikan kita pasti akan mempengaruhi sisi kehidupan kita baik secara langsung maupun tidak langsung.
Tiada hari tanpa pelajaran yang dapat kita petik. Hanya saja, apakah kita membuka peluang itu atau menutupnya. Silahkan membaca dengan seksama, bagian yang saya beri warna orange, adalah kalimat yang patut kita hayati dan renungi kembali, guna memberikan kemajuan pemikiran, sikap dan batin kita.
Semoga, generasi muda dan remaja dapat menggunakan waktunya dengan kegiatan positif,kreatif, inovatif untuk berkontribusi banyak bagi masyarakat dan bangsa ini.
Salam Sukses.
Lampiran
Demikianlah kisah pendiri WordPress, seorang Amerika. WordPress tempat saya menulis artikel, tempat Anda membaca tulisan ini, tempat kita berdiskusi dan juga tempat [beberapa] rekan-rekan berteriak [mengumumkan] pemboikotan semua produk orang Israel dan sekutunya.
Tapi aneh….mereka yang sangat emosional berteriak untuk kampanye pemboikotan lupa bahwa mereka sedang menggunakan fasilitas dan produk karya orang Amerika, India, Jepang, China dan juga Israel. WordPress ataupun blogger dapat tersedia bagi kita semua tidak lepas dari kontribusi orang-orang di atas, baik dari software (piranti lunak) maupun hardware (piranti keras). Dan parahnya, banyak orang yang terdoktrin dengan konsep dan paradigma yang absurd.
WordPress tidak mungkin ada tanpa keterlibatan prosesor komputer, IC, motherboard, notebook, program C, PHP, orang Amerika hingga Afrika, dan dari Rusia hingga Brazil. Sehingga sungguh naif, jika masih ada orang yang lancang berteriak di internet (menggunakan google, wordpress,windows, modzilla, internet explorer, linux, notebook, pc, dll) untuk memboikot semua produk orang Israel dan Amerika.Gunakanlah pemikiran dan kata-kata bijak, tidak perlu menyombongkan diri, dan saya sarankan mereka agar menggunakan kata yang lebih tepat, misalnya ‘kurangi penggunaan produk langsung dari Israel atau Amerika”. (atau jauh lebih tepat pakailah produk rakyat kecil Indonesia - “Aku Cinta Produk Indonesia’)
Referensi
Biografi Matt Mullenweg di situr pribadinya : Klik Sini
Biografi Matt Mullenweg di Wikipedia : Klik Sini
Mengenal WordPress di Wikipedia : Klik Sini
Wordcamp Indonesia 2009 : Klik Disini
Rekaman Wawancara Matthew di TV-One
Catatan: silahkan lihat versi B.Inggrisnya, karena sebagian besar tulisan ini saya translate dari B.Inggris, sehingga mungkin sekali terjadi kesalahan-kesalahan [maklum B.Inggris saya pas-pasan].
Keanehan fenomena deja vu ini kemudian melahirkan beberapa teori metafisis yang mencoba menjelaskan sebab musababnya. Salah satunya adalah teori yang mengatakan bahwa deja vu sebenarnya berasal dari kejadian serupa yang pernah dialami oleh jiwa kita dalam salah satu kehidupan reinkarnasi sebelumnya di masa lampau. Bagaimana penjelasan ilmu psikologi sendiri?
Terkait dengan Umur dan Penyakit Degeneratif
Pada awalnya, beberapa ilmuwan beranggapan bahwa deja vu terjadi ketika sensasi optik yang diterima oleh sebelah mata sampai ke otak (dan dipersepsikan) lebih dulu daripada sensasi yang sama yang diterima oleh sebelah mata yang lain, sehingga menimbulkan perasaan familiar pada sesuatu yang sebenarnya baru pertama kali dilihat. Teori yang dikenal dengan nama “optical pathway delay” ini dipatahkan ketika pada bulan Desember tahun lalu ditemukan bahwa orang butapun bisa mengalami deja vu melalui indra penciuman, pendengaran, dan perabaannya.
Selain itu, sebelumnya Chris Moulin dari University of Leeds, Inggris, telah menemukan pula penderita deja vu kronis: orang-orang yang sering dapat menjelaskan secara rinci peristiwa-peristiwa yang tidak pernah terjadi. Mereka merasa tidak perlu menonton TV karena merasa telah menonton acara TV tersebut sebelumnya (padahal belum), dan mereka bahkan merasa tidak perlu pergi ke dokter untuk mengobati ‘penyakit’nya karena mereka merasa sudah pergi ke dokter dan dapat menceritakan hal-hal rinci selama kunjungannya! Alih-alih kesalahan persepsi atau delusi, para peneliti mulai melihat sebab musabab deja vu ke dalam otak dan ingatan kita.
Baru-baru ini, sebuah eksperimen pada tikus mungkin dapat memberi pencerahan baru mengenai asal-usul deja vu yang sebenarnya. Susumu Tonegawa, seorang neuroscientist MIT, membiakkan sejumlah tikus yang tidak memiliki dentate gyrus, sebuah bagian kecil dari hippocampus, yang berfungsi normal. Bagian ini sebelumnya diketahui terkait dengan ingatan episodik, yaitu ingatan mengenai pengalaman pribadi kita. Ketika menjumpai sebuah situasi, dentate gyrus akan mencatat tanda-tanda visual, audio, bau, waktu, dan tanda-tanda lainnya dari panca indra untuk dicocokkan dengan ingatan episodik kita. Jika tidak ada yang cocok, situasi ini akan ‘didaftarkan’ sebagai pengalaman baru dan dicatat untuk pembandingan di masa depan.
Menurut Tonegawa, tikus normal mempunyai kemampuan yang sama seperti manusia dalam mencocokkan persamaan dan perbedaan antara beberapa situasi. Namun, seperti yang telah diduga, tikus-tikus yang dentate gyrus-nya tidak berfungsi normal kemudian mengalami kesulitan dalam membedakan dua situasi yang serupa tapi tak sama. Hal ini, tambahnya, dapat menjelaskan mengapa pengalaman akan deja vu meningkat seiring bertambahnya usia atau munculnya penyakit-penyakit degeneratif seperti Alzheimer: kehilangan atau rusaknya sel-sel pada dentate gyrus akibat kedua hal tersebut membuat kita sulit menentukan apakah sesuatu ‘baru’ atau ‘lama’.
Menciptakan ‘Deja Vu’ dalam Laboratorium
Salah satu hal yang menyulitkan para peneliti dalam mengungkap misteri deja vu adalah kemunculan alamiahnya yang spontan dan tidak dapat diperkirakan. Seorang peneliti tidak dapat begitu saja meminta partisipan untuk datang dan ‘menyuruh’ mereka mengalami deja vu dalam kondisi lab yang steril. Deja vu pada umumnya terjadi dalam kehidupan sehari-hari, di mana tidak mungkin bagi peneliti untuk terus-menerus menghubungkan partisipan dengan alat pemindai otak yang besar dan berat. Selain itu, jarangnya deja vu terjadi membuat mengikuti partisipan kemana-mana setiap saat bukanlah hal yang efisien dan efektif untuk dilakukan. Namun beberapa peneliti telah berhasil mensimulasikan keadaan yang mirip deja vu.
Seperti yang dilaporkan LiveScience, Kenneth Peller dari Northwestern University menemukan cara yang sederhana untuk membuat seseorang memiliki ‘ingatan palsu’. Para partisipan diperlihatkan sebuah gambar, namun mereka diminta untuk membayangkan sebuah gambar yang lain sama sekali dalam benak mereka. Setelah dilakukan beberapa kali, para partisipan ini kemudian diminta untuk memilih apakah suatu gambar tertentu benar-benar mereka lihat atau hanya dibayangkan. Ternyata gambar-gambar yang hanya dibayangkan partisipan seringkali diklaim benar-benar mereka lihat. Karena itu, deja vu mungkin terjadi ketika secara kebetulan sebuah peristiwa yang dialami seseorang serupa atau mirip dengan gambaran yang pernah dibayangkan.
LiveScience juga melaporkan percobaan Akira O’Connor dan Chris Moulin dari University of Leeds dalam menciptakan sensasi deja vu melalui hipnosis. Para partisipan pertama-tama diminta untuk mengingat sederetan daftar kata-kata. Kemudian mereka dihipnotis agar mereka ‘melupakan’ kata-kata tersebut. Ketika para partisipan ini ditunjukkan daftar kata-kata yang sama, setengah dari mereka melaporkan adanya sensasi yang serupa seperti dejavu, sementara separuhnya lagi sangat yakin bahwa yang mereka alami adalah benar-benar deja vu. Menurut mereka hal ini terjadi karena area otak yang terkait dengan familiaritas diganggu kerjanya oleh hipnosis.
Sumber:
Some Imagination! How Memory Fails Us – LiveScience
Patients Suffer Deja Vu… Over and Over – LiveScience
Blind Man Has Deja Vu, Busting a Myth – LiveScience
Origin of Deja Vu Pinpointed – LiveScience
1. Apple Inc : [ Founder : Steve Wozniak and Steve Jobs ]
Pada tahun 1982, programmers John Warnock dan Charles Geschke mengundurkan diri dari perusahaan xerox dan memulai utk membuat perusahaannya sendiri dengan nama “Adobe” yg mengkhususkan dibidang software. Kerja awal pertama mereka adalah dengan membuat PostScript, yaitu bahasa pemograman yg digunakan di “desktop publishing”. Pada tahun 1976, Steve Wozniak dan Steve Jobs (”the two Steves”) mendesain sebuah komputer rumahan [PC] dan diberi nama “APPLE I”.
2. Canon : [Founder : Goro Yoshida and Saburo Uchida ]
Pada tahun 1930, GOro Yoshida dan iparnya Saburo Uchida membangun “Precision Optical Instruments Laboratory” di Jepang dan 4 tahun kemudian lahirlah Kamera pertama mereka yg diberi nama Kwanon.
3. Google : [ Founder : Larry Page and Sergey Brin ]
Pada tahun 1996, 2 orang lulusan Stanford University jurusan Computer Science membuat sebuah “search engine” yg kemudian kita kenal sekarang dengan nama Google. Dua tahun kemudian mereka mulai masuk ke Internet Portals dan di tahun 1998 mereka memulai karir profesional mereka dengan mendirikan Google, Inc di sebuah garasi yg menjadi asal mula kantor mereka.
4. IBM : [ Founder : Thomas J. Watson ]
Nama IBM [ International Business Machines ] dibentuk pada tahun 1924 hasil merger 2 perusahaan besar pada tahun 1911 yaitu the International Time Recording Company (ITR, est. 1888) dan the Computing Scale Company (CSC, est. 1891) dan berubah namanya menjadi the Computing-Tabulating-Recording Company.
5. LG Electronics : [ Founder : In-hwoi Koo ]
LG [ Korea ]berasal dari 2 perusahaan, yaitu Lucky (or Lak Hui) Chemical Industrial (est. 1947) yg memproduksi alat kosmetik dan GoldStar (est. 1958) yg memproduksi peralatan elektronik. Kemudian pada tahun 1995 LG GOldstar merubah namanya menjadi LG Electronics.
6. Microsoft : [ Founder : Paul Allen and Bill Gates ]
Paul Allen dan Bill Gates memulai kerjasama mereka pada tahun 1975 pada saat mereka melihat Altair 8800 of Micro Instrumentation and Telemetry Systems [MITS] yg merupakan PC mini pertama yg dikomersialkan, kemudian mereka mendapat ide untuk membuat bahasa pemograman komputer “BASIC” ( dibuat hanya dalam waktu 24 jam). Setelah mendapatkan lisensi mereka sepakat untuk menamakan kerjasama mereka “Micro-soft” .
Microsoft’s original slogan “… Microsoft’s very first advertising campaign “Microsoft: What’s a microprocessor without it?,” which touted how Microsoft’s line of programming languages could be used to create software that would take advantage of the early microprocessors. The first advertisement in the campaign appeared in a 1976 issue of a microchip journal called Digital Design and featured a four panel black-and-white cartoon titled “The Legend of Micro-Kid.” The cartoon depicted a small microchip character as a boxer who possessed speed and power but quickly tired out because he had no real training. The other character, a trainer complete with a derby on his head and big stogie hanging out of his mouth, related the story of how the Micro-Kid had a great future but needed a manager, such as himself, in order to succeed.
7. Motorola : [ FOunder : Paul Galvin ]
Motorola, the Galvin Manufacturing Corporation dirintis pada tahun 1928 oleh Paul Galvin dan di tahun 1930-an mulai memproduksi radio mobil dan merubah nama perusahaannya menjadi Motorola Inc. pada tahun 1947.
8. Mozilla Firefox : [ Founder : Dave Hyatt and Blake Ross ]
Pada tahun 2002 Dave Hyatt dan Blake Ross membuat sebuah web browser (open source) yg awalnya mereka namakan “Phoenix”, kemudian mereka rubah lagi menjadi “Firebird”, Tapi dikarenakan nama tersebut sudah lebih dahulu ada dalam bentuk software, maka mereka merubah lagi namanya menjadi “Mozilla Firefox” seperti yg kita kenal sampai sekarang.
9. Nokia : [ Founder : Knut Fredrik Idestam ]
Nama Nokia diambil dari nama sebuah kota di south-western Finlandia yg asal muasalnya merupakan sebuah pabrik pengolahan kayu yg didirikan oleh Knut Fredrik Idestam. Perusahaan Nokia merupakan penggabungan dari 2 perusahaan, yaitu “Finnish Rubber Works ( The Nokia Wood Mill)” dan “the Finnish Cable Works” pada tahun 1967.
10. Xerox : [ Founder : Chester Carlson ]
Pada tahun 1938, Chester Carlson menemukan tehnik photocopy yg dinamakan “electrophotography” dan setelah usahanya untuk menawarkan ke beberapa perusahaan besar spt IBM, General Electric dll akhirnya dia mendapatkan bantuan dari “Haloid company” sehingga terciptalah mesin photocopy pertama didunia “the Haloid Xerox 914″. Setelah keberhasilannya, pada tahun 1961 nama “haloid” dihilangkan hingga kita mengenal satu nama “XEROX” sampai dengan sekarang.
Banyak orang di masa lalu, percaya bahwa langit itu berlapis tujuh. Ini berkaitan dengan pengetahuan mereka tentang ada-nya tujuh benda langit utama dengan jarak yang berbeda-beda. Kesimpulan ini lahir dari pengamatan mereka atas gerakan benda-benda tersebut. Benda langit yang lebih cepat gerak-nya di langit dianggap lebih dekat jarak-nya. Lalu mereka menggambar-kan seolah-olah benda-benda tersebut berada pada lapisan langit yang berbeda-beda, mengelilingi Bumi yang berada di tengah-tengah.
Di langit pertama ada Bulan, benda langit yang bergerak tercepat sehingga disimpul-kan sebagai yang paling dekat. Langit kedua ditempati Merkurius (Bintang Utarid). Venus (Bintang Kejora) berada di langit ketiga. Sedang-kan matahari ada di langit keempat. Di langit kelima ada Mars (Bintang Marikh). Di langit keenam ada Jupiter (Bintang Musytari). Langit ketujuh ditempati Saturnus (Bintang Siarah/Zuhal). Inilah keyakinan lama yang menganggap Bumi sebagai pusat alam semesta.
Orang-orang dahulu (khususnya Romawi dan Yunani) juga percaya bahwa ketujuh benda langit itu adalah dewa-dewa yang memengaruhi kehidupan di Bumi. Pengaruh-nya bergantian dari jam ke jam, dengan urutan mulai dari yang terjauh (menurut pengetahuan mereka) yaitu Saturnus, sampai yang terdekat yakni Bulan. Pada jam 00.00, Saturnus-lah yang dianggap berpengaruh pada kehidupan manusia. Karena itu, hari pertama disebut Saturday (hari Saturnus) dalam bahasa Inggris, atau Sabtu dalam bahasa Indonesia. Ternyata, jika kita menghitung hari sampai tahun 1 Masehi, tanggal 1 Januari tahun 1, memang jatuh pada hari Sabtu. (Hitunglah dengan cermat dan jangan sampai keliru yah ^^!)
Bila diurut selama 24 jam, jam 00.00 berikut-nya jatuh pada Matahari. Jadi-lah hari itu sebagai hari Matahari (Sunday). Setelah Sun’s day adalah Moon’s day (Monday). Hari berikut-nya adalah Tiw’s day (Tuesday). Tiw adalah nama Anglo-Saxon untuk Dewa Mars (dewa perang Romawi kuno). Berikut-nya adalah Woden’s day (Wednesday). Woden adalah nama Anglo-Saxon untuk Dewa Merkurius (dewa perdagangan Romawi kuno). Berikut-nya lagi Thor’s day (Thursday). Thor adalah nama Anglo-Saxon untuk Dewa Jupiter (dewa Petir, raja para dewa Romawi). Terakhir adalah Freyja’s day (Friday). Freyja adalah nama Anglo-Saxon untuk Dewi Venus (dewi kecantikan Rowawi kuno).
Jumlah hari yang ada tujuh itu, dalam bahasa Arab, nama-nama hari-nya disebut berdasarkan urutan: satu, dua, tiga, sampai tujuh, yakni ahad, itsnain, tsalatsah, arba’ah, khamsah, sittah, dan sab’ah. Bahasa Indonesia mengikuti penamaan Arab ini, sehingga menjadi Ahad, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jum’at, dan Sabtu. Hari keenam disebut secara khusus: Jum’at, sebab itu-lah penamaan yang diberi-kan Allah di dalam Al-Qur’an, yang menunjuk-kan ada-nya kewajiban shalat Jum’at berjamaah.
Penamaan Minggu berasal dari bahasa Portugis, Dominggo, yang berarti hari Tuhan. Ini berdasar-kan kepercayaan Kristen bahwa pada hari itu Yesus bangkit. Tetapi, orang Islam tidak mempercayai hal itu (berbeda agama maka beda pula cerita yang dicerita-kan agama masing-masing), sehingga lebih menyukai pemakaian “Ahad” daripada “Minggu”.
Angin Siklon Tropis adalah sistem badai yang biasanya muncul di daerah tropis dengan karakter adanya pusat kekuatan dengan tekanan rendah dan badai petir yang menciptakan adanya angin yang kuat, hujan dan petir. "Siklon Tropis" adalah nama umum yang dipakai untuk menggambarkan angin pusar yang berada di daerah tropis dan bergerak memutari "mata". Tergantung kecepatan dan kekuatan serta tempat, badai dapat dipanggil dengan nama lain. Jika angin siklon berada di daerah Atlantik dan berputar dengan kecepatan minimal 74 mil per jam, maka disebut hurricane. Jika badai yang sama terjadi di daerah Barat Laut Samudara Pasifik, maka angin yang terjadi disebut Taifun.
Jika angin berada di daerah tropis dan memiliki kecepatan minimal 39 mil per jam dan bertahan lebih dari 10 menit,maka disebut "badai tropis". Jika melebihi 74 mil per jam, maka disebut "angin hurricane". Angin hurricane yang tercatat paling besar dan berbahaya adalah Hurricane Wilma, yang melanda AS pada tahun 2005, dengan kecepatan berada di 175 mil per jam (sekitar 400 km per jam).
Secara hipotesa, badai dapat lebih parah daripada itu. Badai yang terbentuk menggunakan suhu udara hangat, itu yang akan semakin memperparah keadaan. Jika temperatur udara naik, maka pada ahli cuaca meramalkan bahwa kemungkinan badai akan semakin kuat. Tetapi yang pasti beberapa ahli memiliki pendapat yang sama, jika badai melebihi kecepatan 156 mil per jam, maka kerusakan yang timbul tidak akan jauh berbeda: besar-besaran.
Lalu bagaimana badai mendapatkan nama mereka?
Semenjak orang Eropa datang ke Amerika dan Karibia, badai mendapatkan namanya melalui beberapa sistem. Pertama, mereka dinamai berdasarkan nama para orang suci (Santo dan Santa Katholik). Kemudian, nama digunakan dengan menyebutkan posisi latitude dan longitude (derajat Lintang dan Bujur), yang kemudian disadari bahwa sistem penamaan itu akan sangat susah disebutkan.
Ahli meteorologi militer menggunakan nama wanita mulai pada Perang Dunia II, dan pada 1950, World Meteorological Organization (WMO/Badan Meteorologi Dunia) mengadopsi sistem ini. WMO menggunakan sistem berdasar abjad yang dirotasi. Nama dapat diturunkan dari daftar badai menurut permintaan dari negara yang dilanda badai. Nama ini kemudian akan dihentikan penggunaannya selama 10 tahun, yang akan mempermudah untuk sejarah dan klaim asuransi.
Pada 1979, sistem ini mulai mendapat koreksi secara politis, nama pria mulai diperkenalkan, demikian juga nama yang dikenal di Perancis dan Spanyol, mencerminkan bahasa negara yang menderita karena dilanda badai.
Sekarang, WMO menggunakan enam daftar dari 21 nama, (nama yang berawalan huruf Q, U, X, Y dan Z tidak dipergunakan) yang dirotasi setiap enam tahun sekali, dengan jenis kelamin nama bergantian setiap ada badai, dan pergantian dimulai lagi berdasarkan badai pertama di tahun tersebut. Jika terdapat lebih dari 21 kali badai dalam tahun tersebut, seperti pada 2005, maka nama berikutnya akan menggunakan nama-nama huruf dalam abjad Yunani.
Terkadang, badai mengalami krisis identitas dan namanya diubah. Hal ini terjadi ketika badai melintas dari satu lautan ke lautan lainnya, atau mati dan kemudian kembali menguat.
Nama untuk badai tahun ini?
Nama yang akan digunakan selama tahun 2008 ini adalah: Arthur, Bertha, Cristobal, Dolly, Edouard, Fay, Gustav, Hanna, Ike, Josephine, Kyle, Laura, Marco, Nana, Omar, Paloma, Rene, Sally, Teddy, Vicky dan Wilfred.
Sejarah Gitar
A. Sejarah Gitar
1265 :Juan Gil dari 1770 – 1800: Senar ke 6 ditambahkan pada gitar dan semuanya menjadi Single String.
Perkembangan gitar di Timur dalam kuno
Tetapi di Plaques lainnya terdapat sedikitnya ada 2 senar. Bukti bukti dari instrumen instrumen yang menyerupai gitar telah terlihat;
III. Pertengahan Abad di Eropa
IV. Abad ke-16
Sampai pada abad pertengahan informasi informasi yang penting mengenai gitar dan silsilahnya telah dilukiskan dalam angka angka dan gambar pada relief relief. Itu menjadi sebuah keyakinan atas fakta yang tidak langsung dan tidak dapat dihindarkan. Dimulai pada abad ke 16, bentuk instrumen instrumen yang ada sekarang ini merupakan fakta fakta langsung. Gitar gitar pada abad 16 didistribusikan sebagai The Vihuela dari zaman Luis Milan, Rizzio Guitar dari Perancis dan Guitarra Battente dari Italia.
The Vihuela
The Vihuela berasal dari Spanyol, dimana instrumen ini merupakan 4 Vihuela kecil yang disatukan dan bersenar 5 Guitarra. Pada waktu yang sama munculah alat baru yaitu Lute. Instrumen yang digemari oleh kaum bangsawan dihampir seluruh daratan Eropa. Spanyol adalah pengecualian khusus. Lute juga telah menjadi satu dengan orang orang keturunan Arab yang menentukan aturan aturan main sendiri. Karena demikian kaum bangsawan merasa terhina karena instrumen tersebut juga digunakan oleh bangsa pendatang. Kemudian kaum bangsawan mempopulerkan Guitarra dengan 4 senar yang sama / Double-Strings. Seiring dengan perkembangannya, gitar dengan 4 senar itu diperbesar dan diberikan 6 senar yang sama / Double-Strings. Aturan permainannya sama dan dengan pengecualian dari senar ke tiganya, yang tone-nya turun setengah. Salah satu pemain Vihuela yang terkenal adalah Luis Milan, lahir pada tahun 1500.
Pada tahun 1535 Luis Milan menerbitkan sebuah buku yang berjudul Libro de Musica de Vihuela de Mano Intitulalo “El Maestro”. Buku ini merupakan karya yang terpenting bagi
Pertama kali dipublikasikan karya tablatur Vihuela Spanyol oleh Luis de Milan tahun 1535, Luis de Narvaez tahun 1538, Alonso de Mudarra tahun 1546. Koleksi Tablatur ini terdiri dari komposisi instrumen terbaik pada zaman Renaissance pada abad 16, yaitu masa keemasan bagi musik Vihuela Spanyol.
Gitar 4 Senar
Gitar 4 senar asalnya dari Mesir, salah satunya datang dari eropa dan mengalami banyak perubahan bentuk serta bervariasi; bersenar 3, 4 dan 5 senar. Gitar bersenar ini paling populer sampai akhir abad pertengahan.
V. Abad ke-17
Di Cekoslovakia, Czech ‘Luthier’ mencoba untuk beradaptasi dengan gitar tipe Battente. Selain adanya 5 double-strings seperti gitar Battente yang asli, gitar Czech ada tambahan satu single-string yang digunakan untuk memainkan ‘Melodic Line’. Gitar gitar yang dibuat oleh Andrees Ott, seorang pakar pembuat instrumen dari
VIII. Spanyol dan
X. Abad ke-18
XI. Abad ke-19B. Jenis Gitar
Gitar adalah unsur terpenting dalam sebuah band. Gitar yang kita kenal di zaman sekarang ini mempunyai jenis dan bentuk yang beraneka ragam. Tetapi yang akan kita bahas kali ini adalah inti dari bagian-bagian guitar.
Untuk mempermudah membaca Akor pada sebuah tablatur, perhatikan dan hafalkan keterangan keterangan berikut ini;
Jika akor C, Dm, Em, F, G, Am, B0 dan C dibunyikan secara berurutan, akan menghasilkan nada nada yang sesuai dengan tangga nada C = do. Jenis akor yang digunakan sebagai berikut: